Pondok Pesantren Raudhatul Mujawwidin berada di kawasan yang sangat strategis, yaitu tepatnya di Poros Jl. Meranti Desa Tirta Kencana Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo, + 10 Km dari Kota Kecamatan Rimbo Bujang ,+45 Km dari Kota Tebo  dan +300 Km dari Kota Propinsi Jambi. Keadaan lokasi daerah tanahnya subur dan lapang. Pondok Pesantren Raudhatul Mujawwidin merupakan salah satu pondok yang mempunyai santri yang menetap paling banyak di kawasan Tebo  yang datang dari daerah Jambi dan berbagai daerah diluar Jambi bahkan di luar Sumatra (Jawa).

Muhammad Burhan Jamil MY adalah sebagai tokoh utama pendiri Pondok Pesantren Raudhatul Mujawwidin ini, beliau berasal dari Grobogan Jawa Tengah. Jenjang pendidikannya setelah menyelesaikan pendidikan umum, beliau meneruskan pendidikannya di pondok pesantren selama kurang lebih 20 tahun.

I’tikad kuat yang dimilki oleh KH. M. Burhan Jamil My untuk menyebarkan agama di muka bumi, maka pada tahun 1995 berangkatlah dari Purwadadi, Jawa Tengah menuju ke Sumatra, tepatnya di Rimbo Bujang. Pada mulannya beliau hanya memiliki dua santri yang diasuh di rumah gubug sederhana.Namun ternyata banyak masyarakat sekitar berminat menitipkan putra-putrinya untuk belajar agama. Pada tahun 1995 M didirkanlah Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ), dan pada tahun 1998 M dikembangkan menjadi yayasan, yang pada saat ini dinamakan “Yayasan Raudhatul Mujawwidin”.

Dalam perkembangannya Pondok Pesantren Raudhatul Mujawwidin semakin maju dengan berdirinya beberapa unit pendidikan mulai Madrasah Diniyyah, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), PAUD, RA, MI, MTs, MA, SMK dan sekian banyak siswa atau santri itu sebagian besar   (90 %) mondok atau tinggal di pesantren.